Salah satu kawah vulkanik yang masih aktif terletak di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara. Lokasi Sikidang cukup mudah dijangkau. Ini berbeda dengan kawah gunung umumnya yang jauh di puncak dan memerlukan stamina ala TNI untuk mencapainya. Wisatawan dapat melihat fenomena geologi dari jarak dekat berkat jalur yang landai, tiket yang murah, dan area kawah yang terbuka. Namun, jangan terlalu dekat, karena itu akan menjadi eksperimen kimia. Nama "Sikidang" dan Keanehannya
Nama "Sikidang" berasal dari kata "kijang" atau "kidang" dalam bahasa Inggris. Sepertinya kawah ini dulu bergerak lincah seperti kijang dan tidak menetap di satu tempat. Kawahnya sepertinya "melompat" dari satu tempat ke tempat lain karena aktivitas geothermalnya yang cukup dinamis. Kawah utama tampaknya sudah stabil sekarang, tetapi masih ada beberapa hal yang menarik yang terjadi di dalamnya. Ini termasuk semburan uap panas, gelembung lumpur abu-abu, dan bau belerang yang khas, yang merupakan campuran antara bau yang aneh dan sedikit mengingatkan pada dapur eksperimen IPA.
Sejarah dan Catatan Geologi
Dieng adalah daerah yang terbentuk oleh gunung api purba yang memiliki banyak kawah, telaga, dan celah geothermal. Bahkan jauh sebelum Dieng menjadi viral karena drama matahari terbit, aktivitas vulkaniknya sudah berlangsung selama ribuan tahun. Kawah Sikidang adalah hasil aktivitas solfatara yang mengeluarkan uap, gas belerang, dan air panas dari perut bumi. Ini adalah surga bagi peneliti dan anak geologi. Ini adalah tempat yang menarik bagi turis untuk berfoto dan menguji kekuatan masker kain melawan bau belerang.
Tempat-tempat Menarik di Sikidang
Yang membuat pengunjung senang:
Lumpur mendidih dengan letupan pelan
Kepul asap dan warna abu-putih di kawah utama
Batuan mengandung sulfur kuning.
Area wisata yang luas dan nyaman untuk beristirahat
Arena ATV dan wahana tambahan lainnya
Beberapa pedagang menawarkan jagung dan telur yang dikatakan dapat dimasak karena panas alami. Ini adalah fakta sekaligus hiburan, tetapi kadang-kadang membuat ekonomi kreatif rakyat terganggu.
Pengalaman Wisata
Saat kami tiba, ada banyak orang, tetapi tidak terlalu bising. Wisatawan sibuk mengambil foto, sebagian mencari tempat terbaik untuk menangkap asap, dan yang lain menahan bau belerang. Anak saya senang, dan istriku sibuk membandingkan kepulan kawah Sikidang atau kabut pagi Sikunir.
Rekomendasi untuk Perjalanan ke Sikidang
Untuk menghindari bau belerang yang kuat, gunakan masker atau buff.
Untuk keselamatan, jangan terlalu dekat ke pagar pembatas.
Harap pakai sepatu yang nyaman karena tanah mungkin licin.
Datang agak pagi dan melihat cahaya yang baik, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu ramai.
Anda harus minum banyak air agar tenggorokan Anda tidak bergejolak.
Ini bukan oven kreasi bebas, jadi hargai area dan hindari membuang sampah.
Landscape kawah memiliki karakter yang unik, jadi siapkan kamera Anda.
Pernyataan Penutup
Dieng adalah destinasi yang sempurna dengan sunrise, desa tertinggi di Jawa, kawah aktif, telaga berwarna, candi, dan makanan kentang dan carica. Kawah Sikidang terasa seperti babak kedua setelah mengejar sunrise bagi kami bertiga. Meskipun tidak setinggi Sikunir, tempat ini tetap memberi kami kesan bahwa kami berada di dapur bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar