Cari Blog Ini

Halaman

Sabtu, 31 Januari 2026

Wisata Rasa Mengeksplorasi Kota Semarang

 


Berburu Lumpia di Jalan-jalan Kota
Kunjungan ke Semarang tidak lengkap tanpa mencicipi makanan khasnya. Lumpia basah Semarang adalah makanan legendaris yang telah menjadi terkenal di seluruh Indonesia dan bahkan di luar negeri. Lumpia basah, yang terinspirasi dari budaya Tionghoa, adalah versi spring roll yang dimodifikasi dan ditambahkan bumbu tradisional dari wilayah tersebut. Salah satu karakteristik lumpia Semarang adalah menggunakan rebung (bambu muda) yang diiris tipis, direbus, dan ditumis sebagai isian utama. Lumpia basah memiliki rasa dan tekstur yang berbeda, kombinasi rasa gurih dan manis, dengan kulit yang kenyal. Hidangan ini akan semakin kaya rasa jika disajikan dengan saus lumpia dan daun bawang utuh yang khas.


Di Semarang, Anda dapat menemukan lumpia basah di mana-mana, mulai dari restoran hingga pedagang kaki lima yang berderet yang menjualnya. Saya pergi ke tempat lumpia basah di Gg. Grajen, toko ini adalah pusat lumpia Nyonya Lien. Namun, saat saya sampai di sana, antrian sangat panjang, bahkan hingga satu hingga dua jam. Teman saya mengatakan, "Rasanya sama saja, hanya otentiknya yang berbeda," karena saya pikir pilihan kami akan gagal karena membuang-buang waktu. Tempat makan yang kami kunjungi ke dua ini agak jauh dari pusat kota, tetapi rasanya sama saja. Tempat makan dan tokonya tampak lebih menarik dibandingkan toko asli di jalan pemuda.

Ketika Kota-kota di Pantai Mengolah Ikan dengan Cara yang Berbeda
Semarang terkenal dengan bandeng presto, selain lumpia basah. Semua orang di Pantai Utara Jawa, termasuk Semarang, suka makanan laut. Metode memasak menggunakan panci presto membuat bandeng yang dikenal memiliki banyak duri menjadi lunak dan mudah disantap, bahkan ketika duri-durinya masih ada di dalamnya.

Bandeng presto khas Semarang memiliki cita rasa gurih dan tekstur yang lembut karena bumbu rempah yang kaya. Bandeng presto tersedia untuk dibawa pulang di banyak toko oleh-oleh khas Semarang, yang biasanya dijual per kilogram. Bandeng dapat disajikan dengan mudah. Bisa digoreng langsung atau dipadukan dengan berbagai bumbu olahan. Bagi mereka yang menyukai ikan bandeng dan ingin menikmati makanan yang praktis tanpa memikirkan duri, kuliner ini adalah pilihan yang tepat.

Candy Sebelum Pulang

Moaci, yang merupakan perubahan dari hidangan asin ke dessert manis, menjadi pilihan yang tidak kalah menarik. Tidak seperti mochi Jepang, jajanan khas yang terbuat dari tepung ketan ini sangat dikenal di Semarang. Perbedaan ini terlihat dari proses pembuatan dan isiannya. Dengan isian kacang tanah dan taburan wijen sebagai pelengkap, moaci Semarang memiliki tekstur pulen dan kenyal.Salah satu ciri khas moacii Semarang adalah rasanya yang tidak terlalu manis dan sedikit gurih. Ini membuatnya cocok bagi mereka yang suka camilan manis tetapi tidak ingin rasa gula menjadi dominan.

Moaci banyak dijual di banyak toko oleh-oleh, bahkan di tempat yang sama di mana bandeng presto dijual. Wisatawan dapat memilih sesuai selera dari berbagai merek yang tersedia.




Menikmati makanan Semarang seperti membuka lapisan demi lapisan cerita. Lumpia basah yang berasal dari pertemuan budaya, bandeng presto yang membuat kekurangan duri menjadi keuntungan, dan mochi sederhana yang menonjol karena rasanya yang kurang. Semuanya hadir tanpa cacat, tetapi meninggalkan ingatan yang sulit dilupakan. Kuliner Semarang tidak pernah terburu-buru, seperti kotanya. Rasa ini tercermin dalam bangunan tua yang berdiri berdampingan dengan hiruk pikuk kota, panas pesisir yang melekat, dan pertemuan budaya yang telah berlangsung ratusan tahun.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menolak Tol untuk Mengabadikan Jalur Pantura

  Jalan tol Trans Jawa mirip dengan keputusan akhir dalam sistem hukum. Solusi yang mempercepat semuanya Efektif. bebas babi. Bayangkan saja...