-Ads Here-

Libur panjang atau akhir pekan yang panjang selalu menjadi acara yang dinanti-nanti. Pada hari Jumat 15 Mei 2026 yang lalu, saya mengalami momen yang sangat istimewa. Sebagai mahasiswa kost di Yogyakarta, kerinduan rumah sering menyergap di tengah padatnya jadwal kuliah. Liburan tahun ini, bagaimanapun, berbeda. Keluarga saya memutuskan untuk melepas penat bersama dengan mengunjungi saya ke Jogja sebagai perjalanan keluarga. Ibu saya sudah merencanakan kunjungan kali ini sejak lama. Akhir-akhir ini, dia sangat tertarik pada salah satu tempat wisata yang menjadi topik hangat di media sosial. Selain algoritma yang terus-menerus menampilkan keindahan On The Rock di Instagram dan TikTok, siapa lagi yang melakukannya? Ibu saya bersikeras bahwa kami harus datang ke tempat ini setelah terpikat oleh konten estetika yang diposting oleh netizen.
Kami menyiapkan diri dan berangkat sekitar pukul 13.00 dari pusat kota Jogja. Tujuan kami adalah daerah di atas Kaliurang, di mana On The Rock terletak. Karena waktunya bertepatan dengan akhir pekan yang panjang, sudah jelas bahwa jalanan di utara Yogyakarta sangat padat. Perjalanan siang biasanya memakan waktu hingga tiga jam. Sekitar pukul 16.00 WIB kami tiba di lokasi. Jalan Kaliurang penuh dengan kemacetan liburan yang menguji kesabaran di tengah deru kendaraan. Namun, karena perjalanan ini dilakukan bersama keluarga tercinta, yang merupakan momen yang jarang saya alami sejak merantau, rasa bosan yang saya alami di dalam mobil diubah menjadi hangat oleh tawa dan obrolan. Setelah tiba di On The Rock, rasa lelah akibat macet segera terbayarkan. Perjuangan kami di jalan dibayar tuntas di tempat ini. Meskipun matahari bersinar terik, cuaca sore itu sangat mendukung. Udara khas pegunungan Kaliurang memberikan angin sejuk yang cocok.
Saat memasuki area wisata, satu hal yang langsung terlintas di benak saya adalah bahwa ini mirip dengan pantai pandawa di Bali.Sangat mirip dengan Pulau Dewata. Kami sekeluarga harus membayar Rp. 50.000 per orang sebelum memasuki area on the rock. Kami juga akan mendapatkan tiket gelang yang dipasangkan oleh petugas di gerbang sebelum masuk. Ada juga tempat penitipan barang yang dijaga langsung oleh penjaga, sehingga para wisatawan yang membawa banyak barang dapat menempatkannya di sana. Semua barang dilabeli dengan nama dan tidak dapat ditukar.

Perjalanannya diapit oleh struktur yang mengingatkan saya pada jalan ikonik menuju Pantai Pandawa di Bali saat saya memasukinya. Selain itu, banyak patung seni yang tersebar di daerah wisata, menambah kesan magis dan tropis Bali. Penduduk yang ramai pada sore hari menambah kesan hidup, seperti di Seminyak atau Canggu. Area di dalam sangat luas dengan banyak sudut untuk dieksplorasi. On The Rock memiliki semua yang dibutuhkan para pecinta kuliner dan tempat nongkrong. Ada toko yang menjual matcha dan ice cream, yang sangat cocok untuk dinikmati saat sore yang panas dan mendung. Sebuah coffee bar, yang dibangun dengan konsep terbuka yang menarik, menjadi tempat ideal untuk bersantai dan menikmati pemandangan sekitar.
Satu-satunya hal yang menyedihkan adalah kami tidak melihat sunset pada hari itu, karena cuaca agak mendung dan hanya ada sedikit warna jingga di langit. Karena awan mulai menutupi langit menjelang malam, semburat jingga yang kami harapkan tidak muncul sepenuhnya. Keindahan lampu-lampu taman yang mulai menyala bergantian tetap memberikan pemandangan yang tidak kalah cantik bahkan tanpa sunset.
Kami menunggu sampai gelap sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke kota. Perjalanan pulang adalah pengalaman yang berbeda dari berangkat. Kawasan Kaliurang atas terasa sangat tenang karena sudah malam. Kabut tipis mulai turun, dan ada beberapa tempat di mana pencahayaan jalan masih sangat sedikit. Untungnya, rasa takut tidak sempat menyerang kami meskipun jalanan gelap dan sepi. Karena banyak pengunjung lain yang pulang bersamaan. Konvoi mobil pelancong ini membuat jalanan Kaliurang yang tenang tetap terasa aman.
Saya dan keluarga saya akan memiliki lembaran cerita baru yang sangat berkesan dari kunjungan ke On The Rock pada akhir pekan panjang Mei 2026. Menghabiskan waktu di tempat baru bersama orang tersayang ternyata jauh lebih indah daripada melihatnya dari ponsel.
-Ads Here-