-Ads Here-
Kenangan yang indah dapat dibuat oleh perpaduan sederhana dari suara ombak, hamparan laut yang luas, dan keakraban keluarga yang hangat. Perjalanan ke pantai di wilayah selatan Yogyakarta kali ini berbeda dari liburan biasa karena merupakan pertemuan keluarga besar setelah lama tidak menghabiskan waktu bersama. Sejak perjalanan dimulai, tawa, cerita, dan suasana ramai sudah terasa, membuat hari itu terasa menyenangkan bahkan sebelum sampai ke tujuan.
Keluarga ayahku mengadakan acara ini, dan beberapa keluarga lain juga hadir. Kegiatan ini telah direncanakan sejak setelah lebaran, ketika kami berkumpul di tempat budeku yang paling tua ke dua, di mana semua anggota keluarga besar kami berkumpul. Mereka mulai mencari waktu dan tempat yang tepat untuk dikunjungi sebagai cara untuk berterima kasih dan melakukan halal bihalal. Mereka juga pergi bertamasya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, yang jarang terjadi karena masing-masing anggota keluarga sibuk.
Aku sangat senang acara ini ada karena kita semua bisa berkumpul, ada banyak makanan yang lezat, dan aku bisa menghilangkan stres dengan berfoto dan bermain air. Di pagi hari, udaranya sangat segar dan matahari masih menyinari lembut. Banyak motor mobil melewati bukit-bukit yang terlihat dan kicauan burung menambah suasana. Setiap pinggir jalan ada orang yang menjual tela atau hasil tanaman tanah.
Sekitar 23 orang menghadiri kegiatan kami, yang mencakup semuanya. Acara ini sangat meriah karena ada permainan seru dan doorprize. Saat kami tiba, kami menyewa karpet dan melakukan pembacaan doa bersama. Ayahku juga langsung memulai permainannya, yang terdiri dari menarik tali yang memiliki uang di dalamnya. Mereka biasanya menerima uang mulai dari 5.000, 2.000, 1.000, 10.000, dan 20.000. Selama acara berlangsung, banyak orang tertawa dan banyak orang yang bertamasya bersama keluarga mereka. Kami tinggal di tempat yang teduh dan sejuk, dan angin sepoi selalu melewati kami.
Saat giliranku bermain game, fakta bahwa saya mendapatkan uang yang paling besar, yaitu lima puluh ribu rupiah, membuat saya sangat gembira sehingga saya melompat dan membuat semua orang tertawa. Selama kegiatan, saudaraku selalu merekam semua momen sehingga kami bisa melihatnya kembali ketika pulang.
Kami diminta untuk mengambil ocokan kertas dengan nama doorprize di game berikutnya. Keluarga saya dan saya sendiri menerima doorprize, yang membuat suasana menjadi lebih meriah karena ada juga yang mendapatkan zonk. Sesi makan siang akhirnya dimulai setelah semua selesai. Ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu karena kita bisa menikmati makanan kami sambil melihat ombak berbicara dan kita menggunakan kertas minyak untuk membuangnya ke tong sampah.
Aku juga membeli keripik udang dan udang goreng pantai yang lezat. Selain itu, aku membeli ice coklat untuk mendinginkan tenggorokanku. Setelah itu, kami langsung bergegas pulang sambil memperbaiki semua hal. Kami melewati jembatan baru di jalan sekitar bantul selama perjalanan pulang. Selain itu, kami melakukan perjalanan ke kulonprogo untuk melihat bandara, pantai Glagah, lagunanya, dan pantai Congot, serta jalanan yang dipenuhi pohon bambu di setiap sisi.
Aku sangat ingin melihat semua pemandangan ini. Tanteku dan suaminya langsung memberi kami bakso mie ayam dan mie, meskipun kita sudah kenyang, tetapi rezeki selalu datang, haha. Selain itu, kami melewati alun-alun Kulonprogo, di mana rumah kakek ku berada. Karena rumah tante omku berada di dekatnya, kami berpisah dengan mobil mereka. Aku pulang bersama bude pakdheku setelah hujan deras yang membuat pandangan kabur. Kami juga sempat mengunjungi masjid yang terkenal sebelum makan bakso. Oleh karena itu, itu adalah pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi saya; saya juga menerima banyak hadiah dan memiliki kesempatan untuk berkumpul dengan seluruh keluarga saya.
-Ads Here-