Menjelang Idul Fitri 2026, satu minggu sebelum hari raya, Stasiun Kereta Api Medan penuh dengan penumpang yang ingin pulang ke rumah. Pemudik berkumpul di ruang tunggu dan peron stasiun untuk menunggu keberangkatan kereta menuju berbagai wilayah di Sumatera Utara. Sebagian besar pemudik terlihat membawa koper, tas besar, atau kardus yang penuh dengan barang bawaan mereka. Ada banyak orang yang membawa bingkisan dan kantong belanja yang diduga membawa oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Masih banyak masyarakat yang melakukan kebiasaan membawa buah tangan saat mudik.
Imam, yang pergi dari Medan ke Tanjung Balai, adalah salah satu pemudik yang ditemui di lokasi. Ia mengatakan bahwa mudik kali ini sangat dinantikan karena sudah cukup lama tidak pulang ke rumah.
Saya memulai perjalanan saya dari Medan ke Tanjung Balai. Saat ditemui di stasiun, dia mengatakan, "Rasanya senang karena akhirnya bisa kumpul lagi dengan keluarga."
Dia mengatakan bahwa kebersamaan keluarga adalah hal yang paling dia rindukan dari kampung halaman. Selain itu, salah satu hal yang paling ia tunggu ketika tiba di rumah adalah masakan ibunya.
“Yang paling saya rindukan tentu makanan yang dimasak ibu dan saat-saat berkumpul bersama keluarga,” katanya.
Jumlah aktivitas yang tinggi di stasiun menunjukkan betapa antusiasnya masyarakat untuk mudik menjelang Lebaran. Banyak pemudik melihat perjalanan pulang sebagai kesempatan untuk melepas rindu dan berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman mereka selain berpindah tempat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar